Bagaikan pemain bola, jalani hidup ini bagaikan irama bola yang pergi. Kemanapun ia pergi, ikutilah ia, tapi jangan lupa dengan sasaran hidupmu. Sasaranmu adalah membuat GOAL sebanyak mungkin.
Jangan batasi usiamu, tak ada istilah masih muda atau terlalu tua, UMUR yang masih ada adalah ENERGImu yang masih dititipkan olehNya. JANGAN MATIKAN ENERGI HIDUPMU.
Jika engkau tidak tersenyum di pagi hari, maka kapan engkau akan tersenyum lagi? Awali hari - harimu dengan senyum, UNGKAPKAN RASA SYUKURMU, agar hari - harimu senantiasa dalam naungan semangat mensyukuri hidup.
Tetaplah berusaha, berikhtiar, sebab manusia yang kehilangan usaha untuk mencapai apapun tak bisa dikatakan manusia lagi karena DIA ADALAH MAYAT.
Hidup membutuhkan teman, sahabat. Teman dan sahabat adalah penguat langkah, peneguh keyakinan,CARILAH SAHABAT YANG MEMBUAT KEYAKINAN ANDA TETAP UTUH.
MILIKILAH PARA PENGIKUT YANG SETIA, yang akan melanjutkan perjalanan anda setelah anda telah tiada.
Jangan kecilkan manfaat hidupmu, jangan cabut segala keindahan pesona dirimu, dan jangan tinggalkan keindahan pribadimu OLEH PERKARA YANG TIDAK PATUT BAGI DIRIMU.
MILIKILAH WAKTU UNTUK SENDIRIAN, waktu untuk menjauh dari keramaian, waktu yang digunakan untuk kontemplasi (perenungan) dan waktu untuk menikmati dan mensyukuri hidup ini.
Itu semua untuk orang - orang yang merasa hidupnya tak berguna di sunia ini. Padahal dia masih memiliki hidup yang lebih beruntung daripada orang lain yang harus betul - betul berjuang memperjuangkan nyawanya. Orang yang hanya tinggal makan dengan memasukkan sendoknya ke mulutnya sendiri dan berkecukupan bahkan memiliki harta yang lebih tak dapat mensyukuri hidupnya daripada orang yang mati - matian untuk hidup hanya karena sesuap nasi yang tak ada harganya.
PERCAYALAH.
HIDUP ITU HARUS DIYAKINI.
TAK PATUT UNTUK DISIA - SIAKAN.
KARENA HIDUP HANYA SEKALI.
BERSYUKURLAH ATAS SEGALA NIKMAT DARI-NYA.

0 komentar:
Posting Komentar