Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.
Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.
Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.
Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah SWT. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK.
Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.
Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah.
Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator.
Dikutip dari :
http://windalove.wordpress.com/Itulah yang seharusnya saya lakukan sebelum mencapai kegagalan, karena setelah muncul kegagalan pasti akan segera tumbuh pula rasa kecewa yang membuat diri ini merasa bersalah dan merasa bodoh pada akhirnya. Walaupun aku akui terkandung unsur egois yang sempat meracuni tubuhku saat sebelum datangnya kegagalan itu dan aku baru sadari adanya setelah kegagalan itu tiba.
Rasanya seperti tak bisa tidur, tak nafsu makan, dan tak seceria biasanya. Karena memang hati ini seakan terganjal oleh sebuah batu besar yang tak kuat untuk aku angkat lagi sehingga terasa berat menindihku saat ini.
Tapi semua itu harus aku pecahkan dan aku musnahkan. Karena bila tidak semua itu tidak akan bermanfaat dan hanya menimbulkan kesedihan yang berujung dan membuat rugi diriku sendiri ini.
Aku harus bangkit menuju kemenangan selanjutnya yang telah menanti diriku. Tak bisa lagi meremehkan dan bermalas - malasan seperti dulu. Sekarang waktunya untuk giat berlatih dan mencapai semuanya untuk dapat aku banggakan yang ternyata bukan hanya mimpi, tetapi kenyataan yang berfakta dan bukan hanya fiksi belaka.
Semuanya telah aku buang dalam satu malam, seperti membuang sampah yang tak mungkin aku cari kembali. Tetapi seperti uang yang harus terus dicari walaupun udah memenuhi dompetnya.
Keep smile Peyeg. :)
De'GreLiQo ShaViRaNi







0 komentar:
Posting Komentar